RI Diminta Tak Semata Jadi Konsumen Teknologi

RI Diminta Tak Semata Jadi Konsumen Teknologi

VIVAnews - Indonesia merupakan pasar teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang besar dan potensial. Namun, di masa depan Indonesia diharapkan tidak hanya berhenti sebagai negara konsumen dan pengguna saja.

Untuk mencapai itu, Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII) mendatangkan perusahaan TIK Taiwan untuk membantu mengembangkan industri TIK di Indonesia, melalui kerjasama antara perusahaan TIK di dua negara Asia ini.

"Kami berkeinginan ada perpindahan teknologi. Agar jangan hanya menjadi konsumen saja, bagaimana agar setiap produk bisa dibuat dari dua negara," kata Sylvia W. Sumarlin, Ketua FTII usai diskusi Taiwan- Indonesia ICT Roadshow 2012 di Jakarta, 24 Juli 2012.

Sylvia mengatakan pertemuan ini merupakan langkah untuk memberikan ruang bagi perangkat komponen Indonesia dalam sebuah produk teknologi asal Taiwan. Saat ini menurutnya konsep Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam sebuah produk teknologi hanya diterapkan dalam satu industri telekomunikasi saja, yakni pada produk-produk peralatan wimax.

"Padahal pasar kita yang terbesar adalah perangkat yang berbasis 2G dan 3G, di sini belum ada TKDN," ujarnya. Untuk itu ia berharap, nantinya perusahan Taiwan dapat berbagi dalam industri TIK.

Masuk Industri Konten


Perusahaan Taiwan, kata Evie, saat ini mulai memasuki industri konten Indonesia. Mengingat peluang industri RI dapat bertumbuh di sini, ia mendorong kepada perusahaan TIK Taiwan untuk mengambil aplikasi dari Indonesia.

"Yang sudah ada kita ada game lokal, dan kalau mau buka pasar ya bareng dong, industri kita juga harus tumbuh dong," katanya.  Evie mengatakan dengan cara ini setidaknya aplikasi dari Indonesia nantinya dapat hadir di Taiwan.

"Untuk hardware kita belum bisa 100 persen, tapi yang lokalisasi misalnya antarmuka atau chipset, kita bisa buat. Pokoknya yang berbasis internet, harus ada konten lokal," ucapnya.

Dalam forum Taiwan- Indonesia ICT Roadshow 2012, hadir 12 perusahaan Taiwan dan seluruh perusahaan asosiasi TIK Indonesia. Kunjungan ini untuk melihat pasar investasi TIK di Indonesia dan akan dilanjutkan dalan kerjasama industri TIK di dua negara tersebut.

$title
COMMENTS (2)
  1. Fernando
    Fernando

    October 09, 2012

    And I was just wodnnerig about that too!

  2. Mateen
    Mateen

    October 10, 2012

    Thnkiing like that is really amazing

Leave a Comment